Pentingnya Kehidupan Demokratis dalam Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara

Monday, 20 February 2012

Kehidupan demokratis adalah keadaan hidup yang berciri demokrasi. Dalam hal ini adanya pengawasan anggota terhadap proses pembuatan keputusan bersama serta kesamaan hak dalam menjalankan pengawasan itu dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Demokrasi dianggap sebagai cara yang paling baik untuk menyelenggarakan pemerintahan negara sebab:
  1. Pemerintahan merupakan hasil permusyawatan bersama dan bukan berdasarkan keinginan satu orang.
  2. Demokrasi mengandung semua kemungkinan untuk pembangunan dalam segala bidang selaras dengan keinginan rakyat.
  3. Rakyat mempunyai pengaruh besar.
  4. Hak-hak rakyat dilindungi oleh negara.
  5. Rakyat mempunyai hak membentuk organisasi politik yang bebas mengeluarkan suaranya untuk mewakili mereka.

Kehidupan masyarakat Indonesia memiliki ciri khas yaitu dalam hal menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi. Permasalahan tersebut diselesaikan dengan asas musyawarah mufakat. Musyawarah mufakat merupakan ciri khas bangsa Indonesia dalam melaksanakan kehidupan demokrasinya.

Demokrasi dapat dilaksanakan dalam berbagai lingkungan dalam berbagai lingkungan hidup seperti lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara. Demokrasi dapat dilaksanakan dalam berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan bidang politik maupun bidang ekonomi. Dalam bidang politik demokrasi dapat diwujudkan dengan jalan menjalankan pemilihan umum baik pemilihan wakil rakyat maupun pemilihan presiden atau kepala daerah/ kepala desa. Dalam kehidupan ekonomi dapat kita perhatikan dalam amanat pasal 33 UUD 1945.

* Pasal 33 UUD 1945:
  1. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
  2. Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
  3. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
  4. Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.
  5. Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang.


3 comments

  1. kurang lengkap hay!!!.sebenarnya tulisanya bagus mengandung makna lah,tapi aku di sur*h utk nyari pr 1 artikel dan dirangkum ke imi*n* ma*.................hadeh,nanggung perbaharui ya satus ini! :) (^^^)

    ReplyDelete
  2. @Anonim

    oooooh.... tidak bisaaaa... kalo itu memang PR anda... jd anda yg harus mencarinya, kenapa hrus saya yg membuatkannya,,,

    postingan ini, hanya cukup seperti ini, kalau bisa membantu teman-teman ya syukur kalau belum bisa membantu, ya silahkan cari cari sumber lain.

    ReplyDelete
  3. Meski singkat tapi cukup membantu lah. Thanks postingannya (:

    ReplyDelete

Cara Berkomentar untuk yang tidak memiliki blog:

1.Klik selec profile --> pilih Name/URL
2.Isi nama kamu dan Kosongkan URL atau isi dengan alamat fb
3.Klik Lanjutkan
4.Ketik komentar kamu dan publish

 

Archives